Tantangan terbesar dari ekualisasi pajak justru terletak pada interpretasi. Tidak jarang terjadi perbedaan sudut pandang antara wajib pajak dan fiskus dalam membaca selisih yang muncul. Di satu sisi, otoritas pajak cenderung melihat selisih sebagai indikasi risiko yang perlu diuji lebih dalam. Di sisi lain, wajib pajak merasa bahwa tidak semua perbedaan harus dianggap sebagai potensi kekurangan bayar.