Karena itu, perusahaan perlu memiliki sistem kontrol yang jelas:
SOP reimbursement yang transparan,
verifikasi bukti transaksi,
approval berlapis,
audit berkala,
hingga digitalisasi proses klaim agar lebih mudah dilacak.
Di sisi lain, karyawan juga perlu memahami bahwa reimbursement bukan “tambahan penghasilan”, melainkan penggantian biaya yang benar-benar digunakan untuk kepentingan pekerjaan.