yang kedua *Proyek karbon biasanya punya baseline, metodologi, dan data historis sendiri.
Pemerintah pusat melalui SRN menuntut data yang konsisten dan bisa dipertanggungjawabkan secara nasional.
Tantangannya: menyatukan berbagai “bahasa data” agar bisa saling mengisi, bukan saling tumpang tindih.