iya Kak Lia,,,karena menurut saya justru di situlah bedanya “bos” sama “leader”.
Kalau hanya mikir strategi dari jauh, tim bisa merasa ditinggalkan. Tapi ketika pemimpin mau ikut hands On , meski mungkin cuma bantu hal kecil itu bikin tim merasa dihargai, nggak sendirian, dan akhirnya respect datang dengan sendirinya.
Pertanyaan:
Amilia, bagaimana menurut kamu, apa saja tantangan yang mungkin dihadapi oleh seorang leader yang mencoba untuk tetap hands-on dan terlibat langsung, terutama dalam tim yang punya banyak anggota dengan perbedaan karakter dan kebutuhan?