Menurutku, tidak semua orang langsung bisa mencintai pekerjaannya, tapi setiap orang punya potensi untuk sampai ke titik itu, jika ia menemukan makna di balik apa yang ia lakukan.
Cinta terhadap pekerjaan bukan sekadar soal “pekerjaan yang cocok”, melainkan bagaimana kita memaknainya. Ada orang yang bekerja di bidang yang tampak sederhana, tapi ia melakukannya dengan sepenuh hati karena tahu bahwa hasil kerjanya memberi manfaat bagi orang lain. Dari sanalah tumbuh rasa bangga, syukur, dan akhirnya cinta.