Pada poin ketiga, Kak Amilia mengulas pentingnya perspektif baru yang bisa kita temukan melalui jeda. Saya tertarik dengan pernyataan bahwa dengan berhenti sejenak, kita bisa melihat apa yang benar-benar penting dan apa yang hanya membuat kita lelah tanpa memberi makna. Apakah Kak Amilia punya tips atau latihan tertentu yang bisa kita lakukan ketika kita merasa terjebak dalam rutinitas atau merasa kesulitan menentukan apa yang penting dalam hidup kita?