Selanjutnya, saya juga tertarik dengan bagaimana jeda bisa membantu kita lebih menghargai hidup. Seperti yang Kak Amilia sebutkan, jeda memberi kita kesempatan untuk menyadari hal-hal kecil yang sering kita lewatkan, seperti udara pagi atau percakapan sederhana. Dalam kehidupan yang begitu sibuk ini, apakah ada cara untuk melatih diri kita agar lebih sering berada di dalam momen dan benar-benar menghargai setiap detik, bahkan saat kita sedang bekerja?