Saya juga berpikir bahwa keberhasilan sering kali bukan hanya soal menemukan satu faktor yang tepat, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menggabungkan semua faktor tersebut. Misalnya, mungkin kita memiliki keberuntungan untuk berada di sektor yang berkembang, tetapi jika kita tidak memiliki kemampuan yang memadai atau sedikit “kegilaan” untuk terus berinovasi, bisa jadi kesempatan itu akan lewat begitu saja. Dalam hal ini, menurut Kak Kaspar, apakah kita harus benar-benar menguasai semua aspek ini secara seimbang, ataukah ada prioritas tertentu yang lebih penting di awal perjalanan menuju kesuksesan?