Saya sangat setuju dengan pernyataan Kak Lia bahwa rasa hormat tidak bisa dipaksakan. Dalam kepemimpinan, empati menjadi fondasi penting karena melalui empati seorang pemimpin mampu memahami kebutuhan, perasaan, dan sudut pandang orang lain. Hal ini membuat hubungan yang terbangun terasa lebih manusiawi dan mendorong kepercayaan secara alami, bukan karena rasa takut.