Kak Samuel, terima kasih sudah menuliskan ini dengan begitu jujur dan berani. Tulisan kakak terasa sangat manusiawi, bukan yang dramatis berlebihan, tapi justru sunyi dan dalam. Membacanya pelan-pelan seperti sedang mendengar seseorang bicara apa adanya, tanpa topeng, tanpa ingin terlihat kuat di depan siapa pun.