Sebagai pembaca, menurut saya kebijakan ini logis dari sisi fiskal, tapi berisiko dari sisi kepastian hukum dan iklim usaha, terutama jika diterapkan retroaktif. Skema progresifnya relatif adil, namun tanpa kejelasan teknis dan masa transisi yang memadai bisa menekan perencanaan bisnis. Bea keluar ini sebaiknya jelas diposisikan, apakah murni penerimaan atau alat pengendalian ekspor, agar arah kebijakan konsisten. Risiko terbesarnya ada pada penurunan volume ekspor, sengketa, dan tekanan arus kas pelaku usaha.