Refleksi terhadap keterlambatan Sony di era smartphone terasa sangat masuk akal. Narasi ini memberi gambaran bahwa masalah Sony bukan kekurangan talenta atau teknologi, tetapi kelambanan akibat tarik-menarik kepentingan internal. Inovasi membutuhkan kecepatan, dan kecepatan mustahil lahir dari organisasi yang sibuk berperang dengan dirinya sendiri.