Pertanyaan saya untuk Kak Lia, menurut Kak Lia langkah apa yang paling realistis untuk meredam konflik antar divisi agar tidak mematikan inovasi? Apakah perubahan harus dimulai dari kepemimpinan puncak, atau justru dari kesadaran kolektif di level individu agar struktur yang ada bisa benar-benar menjadi pelindung, bukan pembunuh kreativitas?