Kemiskinan struktural bukan sekadar persoalan kurangnya pendapatan, tetapi cerminan dari sistem ekonomi dan sosial yang tidak memberikan kesempatan yang adil bagi semua orang untuk berkembang. Ia terjadi ketika akses terhadap pendidikan, pekerjaan layak, layanan kesehatan, serta sumber daya ekonomi terkunci hanya pada kelompok tertentu, sehingga kelompok lain terus berada dalam lingkaran ketertinggalan. Karena itu, solusi untuk mengatasinya tidak bisa bersifat parsial atau jangka pendek, melainkan harus menyentuh akar permasalahan secara menyeluruh dan berkelanjutan.