Namun di sisi lain, fenomena ini juga menimbulkan beberapa catatan penting. Pertama, tidak semua WP memiliki tingkat literasi perpajakan yang memadai, sehingga email tersebut bisa menimbulkan kebingungan atau bahkan kekhawatiran, terutama jika tidak disertai penjelasan yang cukup rinci mengenai jenis tunggakan, periode pajak, dan langkah yang harus dilakukan. Kedua, ada potensi munculnya email phishing atau penipuan yang mengatasnamakan DJP, sehingga WP perlu lebih waspada dan memastikan bahwa email yang diterima benar-benar berasal dari domain resmi DJP. Ketiga, efektivitas email blast juga bergantung pada kualitas dataβjika data yang digunakan tidak akurat atau belum diperbarui, maka bisa saja WP yang sebenarnya sudah patuh tetap menerima imbauan tersebut, yang pada akhirnya justru menurunkan kepercayaan.