-Gaya hidup meningkat terlalu cepat (lifestyle inflation) sehingga pengeluaran ikut membesar saat penghasilan naik
-Tidak punya dana darurat atau perlindungan keuangan
-Salah investasi karena tergiur keuntungan cepat tanpa memahami risiko
-Terlalu banyak utang konsumtif dan cicilan
Bisnis gagal atau arus kas terganggu