Bener banget, kalimat βkamu udah kayak anak sendiriβ itu udah terlalu sering dipakai buat normalisasi situasi kerja yang sebetulnya gak sehat. Dan yang bikin sedih, kadang kita yang berusaha speak up malah dicap gak loyal atau gak berterima kasih.
Aku juga sepakat bahwa kalau mau bawa konsep “keluarga”, ya harusnya keluarga yang saling support dan adil. Gak ada keluarga yang sehat kalau satu pihak terus-menerus diminta ngalah tanpa dihargai.
Aku mau lempar pertanyaan buat teman-teman di forum ini:
Gimana caranya kita bisa menetapkan batas profesional yang sehat di lingkungan kerja kayak gituβyang suka membungkus eksploitasi dengan embel-embel kekeluargaanβtanpa langsung dianggap βgak kooperatifβ atau βgak loyalβ?
Apa ada pendekatan komunikasi atau strategi tertentu yang udah pernah kalian coba dan berhasil?
Penasaran banget denger pengalaman atau tips dari kalian. Soalnya kadang kita tahu ini gak sehat, tapi bingung juga harus mulai dari mana buat menegaskan posisi diri. π