Memang, di era digital seperti sekarang ini, kita sering kali tidak menyadari betapa kuatnya distraksi yang datang dari berbagai perangkat dan notifikasi. Ketika Kak Lia menyebutkan fakta bahwa kita menghabiskan lebih dari 7 jam sehari di depan layar, saya jadi teringat dengan kebiasaan saya yang kerap mengecek HP, bahkan saat sedang melakukan tugas atau bekerja. Ini seolah menjadi bagian dari rutinitas harian yang sulit untuk diputuskan. Sering kali saya merasa tidak bisa fokus karena otak terlalu terbiasa dengan stimulus digital yang datang terus-menerus. Ini benar-benar membuat saya teringat tentang bagaimana otak kita bisa ‘terbiasa’ dengan kebiasaan buruk ini, seiring waktu.