Kemudian, saat Kak Lia menjelaskan dampak buruknya, terutama dalam hubungan sosial dan kecerdasan emosional, saya merasa semakin khawatir. Dalam kehidupan sehari-hari, saya juga merasa bahwa interaksi langsung semakin berkurang. Walaupun sosial media memberikan kemudahan untuk berkomunikasi, saya sering merasa hubungan yang terjadi di dunia maya terasa kurang dalam dan sering kali terasa ‘kosong’. Apakah memang interaksi virtual ini tidak dapat menggantikan interaksi tatap muka secara penuh, atau apakah ada cara kita tetap bisa menjaga kedalaman hubungan meskipun melalui media sosial?