Terakhir, menurut Kak Amilia, apakah mungkin ada situasi di mana karyawan yang tampaknya sering mencari muka justru membawa dampak positif bagi tim atau perusahaan? Misalnya, apakah mereka bisa jadi memotivasi rekan-rekannya untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proyek tertentu atau mendorong tim untuk bekerja lebih keras?