meski sifatnya bisa mengganggu kalau tidak dikelola, energi “cari muka” bisa diarahkan agar berdampak positif. Kuncinya ada di manajemen tim dan atasan: apakah mampu menyalurkan perilaku itu ke arah produktif (misalnya lewat sistem penghargaan berbasis hasil, bukan sekadar citra).