Di sisi lain, strategi Do-Do yang dijalankan di tengah kondisi ekonomi yang lesu juga perlu mempertimbangkan proyeksi cash flow perusahaan. Ketika daya beli masyarakat menurun, konversi dari aktivitas Do-Do menjadi penjualan riil kemungkinan akan lebih rendah. Maka dari itu, tim finance perlu melakukan analisis break-even untuk menentukan apakah metode ini masih layak secara finansial, atau justru menambah tekanan pada struktur biaya perusahaan.