Pada hari kedua, tentang kebiasaan menunda, aku merasa ini sangat relate. Menunda bukan hanya soal waktu, tapi juga tentang perasaan takut gagal atau merasa tidak siap. Menurut Kak Lia, apa strategi paling efektif untuk memutus lingkaran penundaan ini tanpa membuat kita merasa bersalah atau stres berlebihan?