Terakhir, saya ingin menambahkan bahwa kepemimpinan yang berbasis pada kejujuran dan kerendahan hati memang sangat langka, seperti yang Kak Lia katakan. Banyak pemimpin yang mungkin merasa tertekan dengan ekspektasi untuk selalu tahu jawabannya atau tampil sempurna di depan tim. Padahal, menjadi pemimpin yang baik justru membutuhkan kerendahan hati untuk belajar dari kesalahan dan menerima masukan dari orang lain. Pemimpin yang baik adalah mereka yang mau tumbuh bersama timnya, bukan hanya mengarahkan tim tanpa mau beradaptasi dengan perubahan.