Jadi, kalau ditanya mana yang lebih kuat: pendidikan memberi fondasi, tapi keteladanan yang menghidupkan fondasi itu.
Sistem pendidikan bisa menanam benih, tapi tanpa contoh nyata dari para pemimpin (guru, orang tua, atasan, pejabat), benih itu sulit tumbuh. Di sisi lain, keteladanan tanpa pendidikan formal bisa membentuk perilaku, tapi mungkin kurang dalam kerangka berpikir yang lebih luas.
Dengan kata lain, kombinasi keduanya yang akan benar-benar membentuk karakter dan etos kerja suatu bangsa.