Terakhir, bagaimana menurut Kak Lia—apakah model kerja sama Jepang-India ini bisa dijadikan benchmark bagi negara lain, termasuk Indonesia, dalam menjalin kemitraan serupa? Terutama dengan negara-negara yang memiliki keunggulan tenaga kerja atau kebutuhan serupa. Saya rasa diskusi ini sangat relevan di tengah dinamika mobilitas global yang terus berkembang.