Di sisi lain, saya juga tertarik dengan tren konvergensi pengalaman digital dan fisik yang Kak Lia sebutkan, seperti AR/VR try-ons atau QR code yang mengarahkan ke game digital di toko fisik. Apakah Kak Lia melihat ini sebagai langkah jangka panjang yang akan terus berkembang, atau apakah ada batasan dalam penerapan teknologi tersebut dalam pengalaman pelanggan yang lebih nyata?