Terima kasih, Albert, poin yang bagus sekali. Betul, teori memang memberi kerangka, tapi sering kali praktik nyatalah yang membentuk ketahanan batin kita.
Aku juga percaya bahwa setiap orang punya “ritual kecil” atau cara unik untuk mengelola kecewa atau cemas, entah dengan refleksi diri, journaling, menarik napas sadar, atau dengan belajar melepaskan ekspektasi tertentu.
Kalau boleh tahu, apa pengalaman atau kebiasaan konkret yang paling membantu kamu secara pribadi? Karena justru dari cerita-cerita seperti itu, kita bisa saling belajar dan menemukan hal-hal sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari.