Kalau kamu bawahan
Tetap profesional. Jangan lawan gaya bossy dengan sikap defensif atau pasif-agresif.
Fokus pada tujuan kerja, bukan pada ego. Kadang, di balik gaya keras seorang atasan, ada tekanan besar yang dia tanggung.
Berani memberi umpan balik dengan cara sopan. Misalnya: “Pak/Bu, saya paham arahan Anda, tapi mungkin bisa kita diskusikan alternatif lain agar hasilnya lebih maksimal.”
Jaga batas sehat. Kalau gaya bossy sudah mengarah ke perilaku toxic atau merendahkan, penting untuk tahu kapan harus bicara atau melapor secara etis.