Betul sekali, Amilia. Dalam pengalaman saya juga, seringkali klien yang panik bukan hanya butuh solusi teknis, tetapi juga butuh merasa didengar dan dimengerti. Kadang kita hanya perlu memberi ruang agar mereka bisa mengekspresikan kekhawatirannya dulu, baru setelah itu kita bisa memberikan penjelasan atau solusi dengan lebih tenang. Ini bukan hanya soal profesionalisme, tapi juga soal bagaimana kita membangun hubungan jangka panjang dengan klien, yang tentunya akan sangat mempengaruhi tingkat kepercayaan mereka.