Poin tentang investasi hilirisasi yang mencapai Rp 431,4 triliun dengan pertumbuhan 58,1% juga sangat fundamental, Mas Albert. Ini menunjukkan pergeseran strategis yang penting bagi perekonomian jangka panjang. Apalagi dengan fokus pada sektor mineral seperti nikel dan tembaga, serta potensi perikanan yang akan didorong pada 2026. Ini sejalan dengan upaya kita untuk tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga nilai tambah, seperti yang sering saya tekankan dalam konteks IE-CEPA dan kemitraan ekonomi internasional.