Namun, saya juga penasaran tentang pendapat Kak Lia terkait hubungan antara ambisi dan kedamaian hidup. Sering kali, kita diajarkan untuk memiliki ambisi yang besar dan terus mengejar pencapaian agar dianggap sukses. Lalu, bagaimana Kak Lia melihat ambisi dalam konteks kemewahan yang sejati? Apakah ambisi itu harus dihilangkan, ataukah ada cara untuk menjalani hidup dengan ambisi yang tetap membawa kita pada kedamaian, bukan justru menjadi beban?