Terakhir, seiring dengan semakin kuatnya peran AI dalam pemasaran, saya juga ingin tahu pendapat Kak Amilia mengenai dampaknya terhadap pekerjaan kreatif di masa depan. Dengan kemajuan AI yang pesat, apakah Kak Amilia melihat adanya ancaman terhadap profesi kreatif, atau justru ada peluang baru yang muncul? Mungkin ada peran baru yang tercipta, seperti “AI-content curator” atau “AI-strategy consultant”, yang memerlukan keahlian gabungan antara manusia dan mesin. Bagaimana menurut Kak Amilia?