Membaca bagian tentang “rumah yang tidak selalu menjadi rumah” membuatku berpikir bahwa banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa keluarga adalah tempat paling aman, padahal realitanya tidak selalu begitu. Kadang justru orang yang paling dekatlah yang tanpa sadar memberi luka paling dalam. Dan tulisan kakak mengingatkan bahwa rasa itu valid, tidak perlu disangkal.