Yang paling saya renungkan adalah tentang bagaimana luka kecil yang dipendam lama-lama berubah jadi kelelahan emosional yang sulit dijelaskan. Kadang kita merasa tiba-tiba berat, tiba-tiba kosong, padahal tidak ada kejadian besar yang terjadi. Ternyata itu adalah hasil akumulasi rasa sakit yang tidak pernah diberi ruang untuk keluar. Penjelasan Kakak membuat hal itu terasa lebih “logis” sekaligus lebih manusiawi.