Saya juga tersentuh dengan pengingat Kakak bahwa tidak apa-apa untuk berhenti sejenak. Masyarakat sering mengajarkan untuk terus bergerak, terus produktif, tapi jarang mengingatkan bahwa istirahat juga bagian dari perjuangan. Rasanya seperti mendengar suara yang lembut mengatakan, “Kamu boleh lelah,” sesuatu yang selama ini banyak orang butuhkan.