Saya juga ingin bertanya, Kak Lia, apakah ada saran tentang bagaimana perusahaan bisa lebih aktif dalam mendeteksi tanda-tanda kelelahan mental pada karyawan, khususnya di lingkungan kerja hybrid? Apakah perusahaan perlu lebih rutin mengadakan sesi check-in atau survei untuk memastikan karyawan merasa didukung?