Tulisan ini kena banget. Ironi terbesar di 2025 adalah kita punya teknologi yang harusnya mempermudah hidup, tapi justru membuat kita merasa semakin tertinggal kalau tidak bergerak cepat. Kita dikelilingi hal-hal instan, tapi memahami diri sendiri justru terasa makin sulit. Terima kasih sudah mengangkat realitas yang sering kita tutupi rapat-rapat dengan kalimat “aku baik-baik saja”. Ini relevan untuk banyak orang.