Menurutku, salah satu alasan orang-orang seperti itu gampang lelah adalah karena mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa menjadi “baik” berarti selalu ada, selalu membantu, dan tidak pernah menolak. Bahkan kadang kita lupa bahwa tubuh dan hati juga punya kapasitas yang terbatas. Tulisan Kak Lia mengingatkan bahwa batas itu bukan tembok untuk menjauh, tapi pagar untuk melindungi diri.