Saya juga sangat setuju bahwa sistem jauh lebih penting daripada semangat. Saya sering mengandalkan mood untuk mulai bekerja, padahal lingkungan dan kebiasaan harian saya tidak disusun untuk mendukung fokus. Ketika Kakak menuliskan analogi bensin dan mesin, saya langsung terpikir untuk segera menata ulang meja kerja dan menyiapkan “jalur otomatis” agar saya tidak selalu harus mengandalkan motivasi semata.