Bagian perfeksionisme juga membuat saya tersentil. Saya sering menunda bukan karena tidak ingin mulai, tetapi karena takut hasilnya tidak ideal. Prinsip “mulai dulu, jelek dulu” itu sederhana, tapi terasa seperti tamparan lembut yang membuka mata. Saya jadi ingin mulai menerapkannya dalam aktivitas harian.