Saya setuju sekali bahwa melambat bukan berarti kalah. Justru butuh keberanian lebih besar untuk berhenti, melihat keadaan, dan mengakui bahwa tubuh serta pikiran punya batas. Sering kali kita bangga ketika bisa terus sibuk, tetapi jarang bangga ketika bisa berkata “cukup.” Padahal, melambat adalah bentuk kedewasaan dalam mengenal diri.