Yang lebih mengkhawatirkan, ketidakjelasan seperti ini sering memengaruhi kesehatan mental. Ketika seseorang terus menebak-nebak apa yang “seharusnya” dilakukan, energi mental terkuras untuk hal-hal yang sebenarnya dapat dicegah lewat komunikasi sederhana. Tidak heran, banyak pekerja merasa burnout bukan karena pekerjaannya terlalu berat, tetapi karena situasinya terlalu kabur.