Diperlukan adanya komunikasi dua arah ini terbentuk, lingkungan kerja tidak menjadi kaku, justru sebaliknya. Transparansi menciptakan ruang kolaborasi yang lebih tulus, lebih sehat, dan lebih jujur. Tidak ada lagi energi terbuang karena menebak-nebak. Tidak ada lagi konflik yang muncul dari ekspektasi tersembunyi. Yang ada hanyalah tim yang bergerak dengan ritme yang sama: jelas dalam tujuan, dewasa dalam komunikasi, dan matang dalam tanggung jawab.