Aku juga tersentuh ketika Kakak mengajak untuk melihat hal-hal kecil yang sering kita abaikan. Betapa seringnya kita memandang diri sendiri dengan kacamata kekurangan, sampai lupa merayakan langkah-langkah kecil yang sebenarnya sudah kita ambil setiap hari. Membaca bagian itu seperti diajak tersenyum dan berkata, “Wah, ternyata aku tidak seburuk itu, ya.”