Bagian yang paling mengena bagiku adalah tentang memaafkan—baik memaafkan November maupun memaafkan diri sendiri. Kadang kita memang terlalu keras pada diri kita, seakan-akan setiap kesalahan harus ditebus dengan rasa bersalah berkepanjangan. Padahal seperti kata Kakak, memaafkan adalah cara paling manusiawi untuk berdamai dan melangkah lagi.