Aku juga ngerasa menarik bagaimana orang yang paling keras mengkritik sering kali bukan yang punya pengalaman, tapi yang paling takut melangkah. Kayak mereka memproyeksikan ketidakberanian mereka sendiri ke orang lain. Tulisan Kakak bikin aku sadar bahwa banyak “kritik” sebenarnya cuma cermin dari kecemasan orang itu sendiri, bukan tentang kualitas usaha kita.