Aku ingin bertanya, Kak: menurut Kakak, bagaimana cara kita membedakan antara “proses yang memang harus pelan” dengan “kita yang sebenarnya bisa bergerak, tapi takut melangkah”? Kadang batasnya terasa sangat tipis, dan aku penasaran bagaimana Kak Lia mengenalinya dalam pengalaman pribadi.