- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 23 hours, 47 minutes ago by
Amilia Desi Marthasari.
INDONESIA MENJADI PERINGKAT KE-7 NEGARA ASEAN TERBAIK UNTUK KEHIDUPAN KELUARGA
November 2, 2026 at 3:27 pm-
-
Up::0
Pernahkah kita bertanya, apakah Indonesia benar-benar menjadi tempat yang ideal untuk membangun kehidupan keluarga? Di tengah berbagai tantangan ekonomi, biaya pendidikan, akses kesehatan, dan kebutuhan hidup yang terus berkembang, muncul sebuah informasi menarik bahwa Indonesia menempati peringkat ketujuh di kawasan ASEAN dalam pemeringkatan negara terbaik untuk ditinggali tahun 2026 berdasarkan Rumavi Global Relocation Index. Indonesia memperoleh skor 62,4 dan berada di posisi ke-84 secara global. Namun, perlu dipahami bahwa pemeringkatan tersebut merupakan penilaian umum mengenai negara terbaik untuk ditinggali, bukan secara khusus peringkat negara terbaik untuk kehidupan keluarga. <Cite refs={[“turn730281search0″,”turn730281search2”]}/> Meski demikian, hasil tersebut dapat menjadi bahan refleksi tentang bagaimana Indonesia menyediakan lingkungan yang mendukung kehidupan masyarakat, termasuk keluarga. Kehidupan keluarga tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghasilan atau kemewahan tempat tinggal, tetapi juga oleh rasa aman, keterjangkauan biaya hidup, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, lingkungan yang sehat, dan kesempatan bagi setiap anggota keluarga untuk berkembang. Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang patut diperhatikan. Salah satunya adalah keterjangkauan biaya hidup dan hunian yang relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara dengan biaya hidup tinggi. Hal ini dapat memberikan ruang bagi keluarga untuk mengatur keuangan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan membangun kehidupan sesuai kemampuan masing-masing. Namun, keterjangkauan biaya hidup bukan satu-satunya ukuran kesejahteraan. Keluarga juga membutuhkan lingkungan yang aman, pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, pendidikan berkualitas, transportasi yang memadai, serta kesempatan kerja yang layak. Dalam pemeringkatan Rumavi, Indonesia memperoleh skor 70 pada aspek finansial, 64 pada kelayakan hidup, 58 pada keamanan, dan 55 pada kemudahan menetap. Angka tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat ruang untuk meningkatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Tantangan ini seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan perusahaan, masyarakat, dan keluarga itu sendiri. Perusahaan dapat berkontribusi melalui kebijakan kerja yang lebih manusiawi, penghasilan yang layak, perlindungan kesehatan, serta keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Pemerintah perlu terus memperkuat layanan pendidikan, kesehatan, keamanan, dan infrastruktur agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata. Sementara itu, masyarakat dapat berperan dalam membangun lingkungan yang aman, peduli, dan saling mendukung. Sebab, keluarga yang sejahtera tidak hanya membutuhkan rumah yang nyaman, tetapi juga lingkungan sosial yang sehat dan kesempatan untuk menjalani kehidupan dengan bermartabat. Peringkat ketujuh ini bukan alasan untuk merasa puas, tetapi juga bukan alasan untuk meremehkan potensi Indonesia. Pemeringkatan merupakan gambaran berdasarkan indikator tertentu, bukan penilaian mutlak terhadap kebahagiaan setiap keluarga. Ada keluarga yang merasa bahagia dengan kehidupan sederhana di Indonesia, sementara keluarga lain mungkin menghadapi tantangan besar meskipun tinggal di lingkungan yang terlihat lebih maju. Pada akhirnya, kualitas kehidupan keluarga tidak hanya ditentukan oleh posisi sebuah negara dalam daftar pemeringkatan, tetapi oleh bagaimana negara tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakatnya untuk hidup aman, sehat, sejahtera, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Indonesia tidak cukup hanya menjadi tempat untuk tinggal, tetapi harus terus menjadi tempat yang layak bagi keluarga untuk tumbuh, berkembang, dan membangun harapan.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
13 Cara untuk Menjadi Konsultan Manajemen yang SuksesJika kamu ingin menjadi seorang konsultan manajemen yang sukses, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ambil. Di bawah ini, kamu akan…8 Jun 2026 • GeneralAllTerkait:biaya kehidupan keluarga menjadi terbaik hidup
-
Satu Bumi, Satu Tanggung Jawab: Belajar dari Gerakan LingkunganPernahkah kita berpikir, bagaimana jika suatu hari nanti udara yang kita hirup tidak lagi bersih, air yang kita minum tercemar, dan hutan…22 Oct 2026 • GeneralTerkait:kehidupan keluarga menjadi negara hidup lingkungan
-
10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuat Pengeluaran Lebih HematHemat bukan berarti harus hidup serba kekurangan atau tidak boleh menikmati hasil kerja keras. Hemat adalah tentang bagaimana kita menggunakan uang dengan…15 Sep 2026 • GeneralTerkait:pengeluaran kehidupan menjadi hidup hanya tersebut
-
5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan SolusinyaSetiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh…3 May 2026 • GeneralAllTerkait:biaya indonesia menjadi negara hanya pendidikan
-
Sumpah Pemuda: Apa Makna Persatuan bagi Generasi yang Hidup di Era Digital?Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Momen ini mengingatkan kita pada semangat para pemuda dari berbagai daerah yang memilih…30 Oct 2026 • GeneralTerkait:indonesia kehidupan menjadi hidup lingkungan hanya
-
BI-Rate Bertahan di Lima Koma Tujuh Puluh Lima PersenHalo rekan-rekan FinTax Community, Keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di tingkat lima koma tujuh puluh lima persen serta…27 Oct 2026 • Generalbi-rateTerkait:expense biaya indonesia menjadi tersebut tempat
-
20 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla: Ketika Keuntungan Bisnis Berhadapan dengan Tanggung Jawab LingkunganKebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian publik setelah Bareskrim Polri menetapkan 20 perusahaan sebagai tersangka korporasi dalam kasus dugaan karhutla…2 Nov 2026 • GeneralTerkait:indonesia kehidupan menjadi lingkungan kesehatan hanya
-
Gen Z Bukan Sulit Diatur, Hanya Perlu Dipahami: Perspektif Baru tentang Dunia KerjaPernah mendengar komentar, “Anak Gen Z sekarang susah diatur, sedikit-sedikit burnout, terlalu banyak bertanya, dan maunya serba fleksibel”? Jika pernah, mungkin kita…27 Oct 2026 • GeneralTerkait:kehidupan menjadi terbaik hidup lingkungan hanya
-
Mengapa Menghargai Sesama Menjadi Cerminan Kualitas Diri?Roda Kehidupan Perusahaan: Mengapa Kerendahan Hati dan Respek pada Sesama Adalah Kunci Kesuksesan Sejati? Dunia kerja sering kali digambarkan sebagai panggung kompetisi…27 Oct 2026 • GeneralTerkait:kehidupan menjadi terbaik tempat
-
Satu Bumi, Satu Tanggung Jawab: Belajar dari Gerakan LingkunganPernahkah kita membayangkan bagaimana kehidupan akan berjalan jika hutan semakin gundul, sungai dipenuhi sampah, udara semakin tercemar, dan air bersih menjadi barang…22 Oct 2026 • GeneralTerkait:kehidupan menjadi lingkungan kesehatan hanya masyarakat
-
Keselamatan Lingkungan Dimulai dari Kepatuhan terhadap ProsedurSering kali, kita menganggap prosedur kerja hanya sebagai kumpulan aturan yang harus dipenuhi agar pekerjaan berjalan sesuai standar. Padahal, di balik setiap…22 Oct 2026 • GeneralTerkait:kehidupan menjadi lingkungan kesehatan hanya masyarakat
-
Berhenti Untuk Overthinking & Bahagia Versi Terbaik DirimuBerhenti Memikirkan Omongan Orang Lain: Saatnya Fokus Menjadi Versi Terbaik Dirimu Pernahkah Anda merasa cemas, gelisah atau bahkan kehilangan fokus hanya karena…2 Nov 2026 • GeneralTerkait:menjadi terbaik hidup hanya membangun aman