Saya pikir, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengubah budaya seperti ini dengan pendekatan yang lebih fleksibel. Salah satunya, dengan menunjukkan bahwa produktivitas yang baik bukan diukur dari berapa lama kita ada di kantor, melainkan dari seberapa efisien kita dalam menyelesaikan pekerjaan.
Saya jadi penasaran, bagaimana cara terbaik untuk mengubah kebiasaan ini tanpa membuat atasan atau perusahaan merasa bahwa kita “kurang loyal” atau “kurang berdedikasi”?
Pertanyaan untuk teman-teman:
Menurut teman-teman di sini, apakah ada strategi atau pendekatan yang bisa diambil oleh perusahaan untuk mengubah mindset tentang lembur atau teng-go? Apakah ada contoh dari perusahaan yang sudah sukses dalam menciptakan budaya kerja yang lebih fleksibel, tapi tetap menjaga produktivitas tim?